Photobucket

Tuesday, 12 February 2013

Inilah Penyakit yang Muncul Karena Masalah Cinta

Suatu hubungan sudah banyak terbukti bisa mempengaruhi kesehatan Anda. Bahkan ada penelitian yang mengungkapkan kalau hubungan yang kuat bisa membuat Anda terhindar dari penyakit karena mengadopsi kebiasaan sehat dengan menjaga satu dengan yang lain sehingga bisa hidup lebih lama.

Menurut psikolog Maryann Troiani, PhD seperti dilansir Health, Selasa (12/2/2013) menyatakan kalau ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan kita baik yang suda menikah atau belum.

Berikut ini beberapa hal akibat hubungan percintaan Anda sehingga mempengaruhi kesehatan pikiran dan tubuh Anda:

1. Berat badan

Troiani melihat ketika seseorang memiliki pasangan, mereka akan saling memotivasi dalam hal kesehatan. Ia akan pergi fitnes bersama dan merasa tanggung jawab satu sama lain dalam hal perilaku makan dan masalah tidur yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Tingkat stres

Studi tahun 2009 dalam Journal of Sexual Medicine menemukan kalau orang yang sering melakukan seks lebih sehat mental. Troiani mengatakan kalau seks hanya salah satu aspek dalam hubungan. Sehingga tingkat stres juga pasti akan dialami pasangan ketika menghadapi masalah orangtua, perselisihan uang atau bahkan pekerjaan rumah tangga.

3. Masalah tidur

Tidur di samping seseorang yang Anda cintai dan percaya dapat membantu Anda merasa santai. Jika pasangan Anda mendengkur, orang lebih mungkin untuk mengalami kelelahan siang hari.

Penelitian menunjukkan kalau suatu konflik dalam hubungan dikaitkan dengan tidur dan bisa membuat keadaan menjadi lebih buruk.

4. Depresi dan kecemasan

Masalah ini sering membuat hubungan dapat mempengaruhi depresi dengan cara yang sama kompleks. Di satu sisi, beberapa studi telah menemukan bahwa hubungan jangka panjang dalam pernikahan, dapat mengurangi gejala-gejala depresi. Suatu hubungan bisa meningkatkan risiko depresi secara klinis.

5. Kesehatan jantung

Hubungan percintaan dan kesehatan kardiovaskular bisa mempengaruhi tekanan darah. Penelitian telah melaporkan kalau hubungan menikah dikaitkan dengan rendahnya risiko serangan jantung dan hasil yang lebih baik setelah operasi jantung, terutama bagi kaum pria.

6. Kanker

Bukan hanya mempengaruhi jantung, dalam beberapa penelitian, pernikahan juga telah terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bagi penderita kanker, termasuk prostat, paru-paru, dan kanker usus besar.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh 3,8 juta pasien kanker yang diterbitkan pada tahun 2009, 58% orang yang menikah hidup selama 10 tahun pasca diagnosis kanker, dibandingkan dengan 52% dari orang-orang yang tidak pernah menikah, 46% dari orang yang bercerai, dan 41% dari para janda dan duda.

Orang-orang yang dipisahkan dari pasangan mereka bernasib terburuk dengan hanya 37% yang masih hidup selama 10 tahun. Kesepian dan stres tak terduga mungkin memiliki efek negatif pada kekebalan tubuh.

Troiani mengatakan kalau hal yang disebutkan sebelumnya bukan hanya berhubungan dengan hubungan cinta Anda saat ini tapi juga dipengaruhi oleh masa lalu Anda. Pada tahun 2011, peneliti dari Columbia University menemukan kalau Anda yang berpikir tentang mantan kekasih ternyata dapat memiliki efek yang sama pada otak sebagai rasa sakit fisik.

Sebuah perpisahan yang disebut sindrom patah hati oleh para peneliti ini bisa menyebabkan pembesaran jantung yang diakibatkan oleh stres fisik atau emosional yang ekstrim. Wanita menopause paling mungkin untuk mengalami sindrom tersebut, tetapi penelitian menunjukkan bahwa hal itu juga dapat terjadi pada pria dan wanita muda.
sumber

Tuesday, 18 December 2012

Berhentilah Merokok agar Tulang Belakang Sehat


Jika penyakit mematikan seperti kanker paru-paru saja belum cukup menghentikan kebiasaan Anda merokok, cobalah jadikan kesehatan tulang punggung sebagai salah satu alasan berhenti merokok. Nikotin dapat memperburuk kondisi nyeri pada punggung.

Peneliti melakukan studi yang melibatkan lebih dari 5.300 pasien yang mengalami sakit punggung karena gangguan tulang belakang dan sedang menjalani pengobatan. Selama 8 bulan masa pengobatan, peneliti terus memantau kondisi masing-masing pasien.

Orang yang sebelumnya tidak pernah merokok melaporkan bahwa rasa punggung yang dialaminya berangsur-angsur membaik dengan cepat. Pasien yang berhenti merokok selama pengobatan, melaporkan bahwa rasa nyeri yang dialaminya berangsur-angsur berkurang.

Sedangkan pasien yang tetap merokok melaporkan bahwa rasa nyeri yang dialaminya tidak kunjung reda dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Bone and Joint Surgery, edisi bulan Desember.

"Rasa sakit akan meningkat karena paparan nikotin, sehingga seseorang harus menghentikan kebiasaannya merokok agar kondisi nyeri punggungnya tidak semakin buruk," kata Dr Glenn Rechtine, penulis studi dari jurusan ortopedi di University of Rochester di New York, seperti dikutip dari ivillage, Selasa (18/12/2012).

Studi ini mendukung perlunya program berhenti merokok untuk pasien dengan gangguan tulang belakang. Pasien nyeri punggung mau tak mau harus menyerah dan meninggalkan kebiasaannya yang tidak tersebut.

Meskipun studi ini menemukan hubungan antara berhenti merokok dengan penurunan nyeri punggung, hal ini tidak membuktikan bahwa ada hubungan sebab-akibat antara keduanya.
sumber

Sunday, 9 December 2012

Terapi Bicara Bantu Atasi Depresi

Selain menggunakan obat antidepresan, terapi bicara bisa menjadi pengobatan tambahan untuk membantu mengatasi depresi
Terapi bicara dapat menjadi pengobatan tambahan untuk membantu mengatasi depresi, demikian menurut hasil sebuah studi baru dari Inggris.

Para peneliti menemukan bahwa penderita depresi yang tidak kunjung membaik meskipun sudah memakai obat antidepresan cenderung mengalami penurunan gejala depresi dengan ditambahkan terapi bicara ke rejimen pengobatannya.

Studi ini merupakan percobaan terbesar pertama untuk mencoba efektivitas dari terapi berbicara jika diberikan bersamaan dengan antidepresan, kata para peneliti.

Para peneliti juga mengungkapkan, hingga dua-pertiga  penderita depresi tidak merespons sepenuhnya terhadap pengobatan antidepresan sehingga hasil temuan ini dapat menunjukkan cara untuk membantu mereka.

"Sampai saat ini, baru ada sedikit bukti yang membantu dokter dalam memilih langkah pengobatan terbaik berikutnya bagi pasien yang tidak merespons pengobatan obat standar (dengan obat antidepresan),"  kata Nicola Wiles, peneliti studi dari Universitas Pusat Bristol untuk Kesehatan Mental, Penelitian Ketergantungan dan Bunuh Diri.

Studi ini dilakukan selama satu tahun. Studi masa depan harus menguji efektivitas kombinasi pengobatan dalam jangka panjang karena, menurut peneliti, pasien penderita depresi dapat kambuh setelah pengobatan.

Selain itu, Wiles juga menambahkan, karena ada beberapa pasien yang tidak menunjukkan peningkatan secara substansial dengan penambahan terapi bicara, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan pengobatan alternatif lainnya.

Penelitian ini melibatkan sekitar 470  penderita depresi yang tidak bertambah baik setelah diberi antidepresan selama enam minggu pengobatan. Kemudian peneliti membagi mereka menjadi dua kelompok, kelompok pertama pengobatannya ditambah dengan terapi bicara, sedangkan yang lain tidak.

Setelah enam bulan, sekitar 46 persen dari pasien dalam kelompok terapi bicara mengalami penurunan gejala depresi setidaknya sebanyak 50 persen. Adapun untuk kelompok lain hanya meningkat sebanyak 22 persen. Kedua kelompok ini baru mengalami perkembangan efek pengobatan yang sama setelah 12 bulan.

Oleh karena itu, pengobatan depresi dengan antidepresan dapat dibantu dengan terapi bicara agar efeknya semakin cepat dirasakan.
sumber

Arti Sebuah Kaki

Beberapa hari lalu, seorang pasien saya, salah satu kakinya harus diamputasi. Pasien, sebut saja Tuan A, relatif masih muda, sekitar 45 tahun, diketahui menderita diabetes sejak lima tahun yang lalu. Pasien dirawat karena mengalami luka yang tidak sembuh-sembuh, luka akibat komplikasi diabetes yang tidak terkontrol dengan baik..... Kemudian,  "bagaimana reaksi pasien, keluarga pasien ketika saya beritahu, bahwa kakinya harus diamputasi, dipotong?" "Tolong dokter, jangan sampai begitu dokter, apapun, berapapun biaya yang harus dikeluarkan agar kaki suami saya dapat diselamatkan, kami sanggup dokter" kata istrinya dengan suara terisak. Sementara, air mata mulai mengalir dari ke dua pelupuk matanya..
Kasus seperti tentu saja bukan yang pertana kali saya lihat. Selama saya menjadi dokter mungkin tidak terhitung lagi. Ada yang kehilangan ke dua kakinya, tangannya, matanya, ginjalnya dan organ lainnya. Bermacam reaksi pasien, keluarga pasien menghadapi hal ini. Tapi, pada dasarnya mereka sangat keberatan, kecewa, sedih yang luar biasa. Andaikan mereka bisa menolak pasti akan ditolaknya. Seperti pada kasus di atas, kalau mereka mempunyai berbungkah emas, kalung, gelang, intan berlian, semua akan dilepaskannnya bila itu dapat menyelamatkan kaki mereka.
Lalu, itu baru sebuah kaki,  pada pasien ini, hanya sebagian kakinya, bungkahan emas, intan berlian tidak berharga lagi dibandingkan kaki tadi. Nah, "Bayangkan kalau itu  ke dua kakinya, tangannya, berapa nilainya?"
Memang,  kaki, tangan, mata, lidah, telinga, hidung, dan lain-lain  itu tidak dapat dihargai dengan materi, tidak bisa dinilai dengan uang. Coba saja misalnya, bila seseorang menginginkan sebuah kaki Anda, "apakah Anda bersedia memberikannya, walaupun untuk itu orang tersebut akan menggantinya dengan sebuah mobil mewah, rumah besar yang menjadi impian Anda selama ini?"
Ada suatu cerita yang pernah saya baca dari sebuah buku yang menggambarkan tidak terhingga nilainya sebuah kaki. Ceritanya kira-kira begini: di suatu kota di negeri entah berantah, seorang pemuda petani yang sering berjalan di dekat sebuah taman istana yang indah dan luas, melihat seorang pemuda yang selalu bertelekan pada sebuah kursi malas yang mahal. Di sekitar pemuda itu, beberapa orang wanita cantik juga senantiasa mendampinginya. Dalam hati, pemuda petani bergumam, "bila  saya yang duduk di situ, alangkah senang dan bahagianya saya, hanya duduk-duduk di kursi malas, di lingkungan taman yang luas, dengan aneka warni-warni bunga yang mekar semerbak, dan  di dampingi wanita-wanita muda yang cantik".
Terbayang juga oleh pemuda petani ini, pondoknya yang sangat sederhana, jangankan taman yang luas seperti taman istana itu, pekarangan kecil yang ada di depannya hanya dipenuhi tanaman sayur-sayuran untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Kemudian,  suatu waktu, ketika pemuda petani ini lewat di depan taman istana itu dengan temannya............ "kamu lihat pemuda itu, yang setiap hari hanya duduk di sana, bersama wanita cantik seperti itu, alangkah beruntungya kalau saya yang di sana"  Ungkapnya tiba-tiba kepada temannya......... Oh ya," Anda mau duduk di sana, seperti pangeran itu?   Tanya temannya. "Tahukah kamu dengan  pangeran itu? " ...Ia adalah seorang yang lumpuh, kalau pergi ke mana-mana harus diangkat oleh pembantunya, ke kamar mandi sekalipun, apa kamu menginginkan hal seperti itu, kamu bersedia  ke dua tungkai mu diganti dengan kursi malas dan wanita-wanita cantik begitu?" Mendengar itu, sang pemuda tanpa berpikir panjang, menjawab: "Oh, tidak, jelas saya tidak mau, biarlah saya begini saja".
Sayang, kebanyakan kita,  Anda, bahkan saya sendiri baru menyadari nilai, manfaat sebuah kaki misalnya, di saat kita sakit atau kehilangan. Saya juga pernah merasakan alangkah  nikmatnya, bermanfaatnya  sendi lutut yang sehat, ketika lutut saya sakit. Kisahnya begini, waktu itu hujan gerimis, pasien di tempat saya yang biasanya praktek sudah menunggu cukup lama. Dari rumah sakit, seperti biasa yang sudah saya lakukan dalam dua tahun terakhir, dengan menggowes sepeda agak lebih cepat, saya ingin buru-buru sampai di tempat praktek. Setelah tiba di depan halaman tempat praktek, saya berbelok agak tajam, karena licin akibat hujan, saya terjatuh. Waktu jatuh, saya berusaha menumpu pada telapak tangan kanan saya, tapi lutut kanan saya membentur aspal cukup keras. Terasa agak sakit terutama pada sendi lutut, tapi saya abaikan, saya tetap melangkah menuju ruang praktek di depan pasien-pasien saya yang sedang menunggu, seolah-olah tidak terjadi sesuatu.
Malam harinya waktu mau tidur, lutut saya agak bertambah sakit.  Pagi setelah bangun ketika saya harus ke belakang, saya menjerit kesakitan saat lutut itu mau ditekuk, sakitnya bukan main. Hampir selama tiga bulan saya merasakan kesakitan akibat lutut yang hanya memar waktu jatuh itu. Selama itu pula gerakan, aktivitas saya jadi terhambat.  Saya tidak bisa duduk bersimpuh waktu shalat, tidak dapat bersila waktu duduk, mendayung sepeda dengan sempurna, bahkan bila salah menggeser kaki saja, akan timbul rasa nyeri yang kuat.
Nah, seperti telah saya singgung sebelumnya, kita baru menyadari nilai sesuatu setelah kehilangannya, termasuk sebuah kaki. Pada saat kaki itu sakit, pada saat kaki harus diamputasi, baru kita sadar tingginya nilai, harga sebuah kaki. Namun, waktu sehat, jangankan untuk memperhatikan, memeliharanya, kadang-kadang kita lupa bahwa kita sebenarnya mempunyai kaki. Kita lupa bahwa kaki ini sebenarnya sangat bernilai dan tidak dapat dihargai seberapapun.
Di samping itu, sebuah kaki, tungkai tidak hanya sekedar agar Anda dapat bergerak ke sana ke mari, tidak hanya untuk berlari ketika Anda dikejar anjing, Anda buru-buru ke belakang ketika perut Anda mules, atau berdiri tegak di atas podium saat Anda berpidato. Tapi, kaki juga mempunyai makna surgawi, rohani. Karena kakilah  yang akan menapak, membawa anda ke tempat Ibadah, Masjid, berziarah, panti sosial, atau anda harus berlari, berenang  menyelamatkan seorang anak yang mau tenggelam, membimbing  orang tua yang akan menyeberang.
Namun, kaki, ke dua tungkai Anda  jugalah yang akan ikut membawa Anda ke Neraka, kalau Anda tidak menggunakannya sesuai rencana Allah, Anda rajin melangkah ke tempat maksiat, Anda berdiri di depan orang banyak hanya untuk sekedar menipu, membodohi orang lain. Oleh karena itu, perhatikanlah kaki Anda, ke mana dia mau melangkah, dan sesuai anjuran Nabi, "basuhlah waktu mau tidur".  Basuh tidak hanya sekedar pengertian fisik,  membersihkan kotoran, tetapi menumbuhkan kesadaran, "ke mana saja kaki ini sudah melangkah hari ini?"

Optimisme, Kunci untuk Panjang Umur dan Bahagia

Panjang umur dan selalu bahagia adalah impian semua manusia. Sayangnya, upaya untuk mencapai impian itu harus dimulai sejak dini. Sebuah penelitian menemukan bahwa modal bahagia di usia tua itu bukan melulu harus kesehatan fisik, tetapi kesehatan jiwa juga.

Saat orang bertambah tua, berkurangnya kemampuan fisik dan mental telah diketahui menjadi pemicu kesedihan dan stres. Namun proses penuaan itu sendiri ternyata berkaitan dengan kebahagiaan bagi bagi banyak orang.

Peneliti dari San Diego School of Medicine menemukan bahwa kebanyakan orang semakin meningkat kebahagiaannya saat berusia tua. Penelitian ini melibatkan lebih dari 1.006 orang dewasa di San Diego yang berusia antara 50-99 tahun.

Semua peserta disurvei lewat telepon. Para peneliti menanyai bagaimanakah para peserta menilai keterlibatan sosial dan kesehatannya secara keseluruhan berkiatan dengan kondisi fisiknya.

"Kadang-kadang pengaruhnya paling relevan akibat perspektif subyek itu sendiri. Meskipun usia tua sangat erat hubungannya dengan penurunan fungsi fisik dan kognitif, hal ini juga berkaitan dengan fungsi mental yang lebih baik," kata Colin Depp, PhD, profesor psikiatri di San Diego School of Medicine seperti dilansir Medical Daily, Minggu (9/12/2012).

Hasil penelitian menemukan resiliensi dan depresi lebih mempengaruhi kesejahteraan di usia tua ketimbang kesehatan fisik. Para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki optimisme lebih besar kemungkinannya merasa sejahtera dan sehat.

Optimisme dikaitkan dengan kesuksesan dalam kehidupan. Para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki kondisi kesehatan fisik yang buruk tetapi memiliki tingkat optimisme ternyata lebih sejahtera dibandingkan orang lain pada umumnya.

"Bahkan di tengah-tengah penurunan fungsi fisik atau kognitif, individu dalam penelitian yang merasa optimis merasa lebih sejahtera seiring dengan bertambahnya umur," kata Jeste.

Survei lain yang dilakukan di tahun 2009 menemukan bahwa orang yang berusia di atas 65 tahun mengaku punya lebih banyak waktu untuk keluarga dan hobinya. Orang-orang ini juga lebih aman secara finansial tanpa harus bekerja. Sekitar 60 persen peserta ditemukan lebih jarang mengalami stres.
sumber

Saturday, 8 December 2012

Suasana Hati Sedang Tak Baik? Coba Makanan Ini

Makanan tidak hanya dapat mengenyangkan perut dan memuaskan rasa lapar, tetapi juga bisa mempengaruhi suasana hati (mood). Jika Anda sedang bersedih, ada beberapa makanan yang membuat suasana hati positif.

Makanan dapat mempengaruhi mood atau suasana hati seseorang, tergantung bagaimana Anda menggunakannya. Ada makanan tertentu yang akan menambah positif pikiran, sementara ada pula yang menyebabkan efek sebaliknya.

Saat sedang sedih orang jadi lebih ingin makan makanan yang manis, namun makanan tersebut justru dapat membuat gula darah menjadi tidak stabil yang bisa merusak suasana hati.

Selain itu, makanan tinggi gula juga dapat menumpuk lemak dan kalori yang tidak diperlukan serta menghilangkan motivasi untuk melakukan olahraga. Akibatnya, suasana hati bisa semakin buruk.

Jika suasana hati Anda sedang tidak baik, makanan berikut bisa membantu memperbaikinya, seperti dikutip dari timesofindia, Sabtu (8/12/2012):

1. Kentang
Kentang merupakan alternatif yang bagus untuk meningkatkan suasana hati karena kaya akan folat, yang dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

2. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan salah satu sumber terbaik dari mineral selenium yang meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan.

3. Asam lemak omega 3
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 tak jenuh ganda yang ditemukan pada ikan, biji rami dan kenari dapat membantu dalam melindungi terhadap depresi.

4. Telur
Telur merupakan sumber zinc yang membantu Anda terjaga dan energik dengan membantu mengantur metabolisme dan gula darah.

5. Yoghurt
Yoghurt banyak mengandung kalsium dan protein, yang baik untuk mengurangi perubahan suasana hati, depresi dan kecemasan.

6. Bayam
Bayam kaya akan zat besi, yang dapat meningkatkan energi dan konsentrasi, serta membantu mengurangi kelelahan. Bayam juga merupakan sumber vitamin B6 dan folat, yang penting untuk mendukung kemampuan otak untuk menghasilkan neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati.
sumber

Trik Mudah Untuk Membuat Bulu Mata Terlihat Panjang

Mata yang indah menjadi pendukung kecantikan setiap wanita. Memiliki bulu mata yang panjang dan lentik, tentunya juga bisa menambah kecantikan. Dikutip dari situs Times of India, ada beberapa trik tertentu yang bisa membuat bulu mata Anda terlihat lebih panjang dan lentik, tanpa harus memakai bulu mata palsu. Yuk, simak di sini.

1. Gunakan Bedak
Sebelum menggunakan maskara, gunakanlah bedak tabur terlebih dahulu pada bulu mata Anda. Lakukanlah cara sederhana ini secara rutin, agar bulu mata Anda bisa terlihat lebih tebal dan panjang. Tak hanya itu saja, maskara Anda juga bisa bertahan lebih lama.

2. Gunakan Make-up dengan Cerdas
Lakukanlah teknik yang biasanya digunakan oleh perias profesional artis. Pertama-tama, Anda harus melapisi bulu mata dengan maskara berpalet hitam. Lalu gunakan maskara berwarna coklat tua di sepanjang bulu ujung bulu mata Anda. Setelah itu, lapisi lagi dengan maskara berwarna hitam.

3. Gunakan Penjepit Bulu Mata
Satu lagi cara sederhana yang dapat membuat bulu mata terlihat lebih panjang yang dengan menggunakan penjepit bulu mata. Dengan alat make up ini, Anda bisa membuat bulu mata menjadi sangat cantik. Namun jangan sampai Anda menggunakannya setiap hari, jika tak ingin bulu mata Anda rusak.
sumber

Saturday, 1 December 2012

Belajar Silsilah Kerajaan Malaysia di Muzium Negara Kuala Lumpur

                                                         Pintu Gerbang kerajaan Malaysia masa lampau
                                                           Contoh kerajinan zaman kerajaan Malaysia
                                                    Singasana yang dipakai Raja di masa kerajaan Malaysia
                                                   Keris disebut sebagai sejata khas kerajaan Malaysia
                                                    Pakaian yang dipakai oleh para raja zaman dulu Malaysia


Kuala Lumpur-Sebagai negara monarki, pemerintahan tertinggi Malaysia dipegang oleh Raja atau Sultan. Kalau mau tahu lebih lanjut soal silsilah Kerajaan Malaysia, Muzium Negara Kuala Lumpur adalah destinasi yang tepat.

Sejarah Kerajaan atau Kesultanan Malaysia pun ternyata sudah terbentuk sejak awal masehi. Di Muzium Negara pun dijelaskan bagaimana sejarah kerajaan Malaysia dimulai.

Penasaran, detiktravel pun memasuki sebuah Galeri Sejarah Awal di Muzium Negara. Benar saja, saat memasuki galeri itu anda pun anda bisa langsung melihat bagaimana silsilah kerajaan Malaysia.

Selain silsilah kerajaan, galeri itu juga dipenuhi dengan beberapa peninggalan zaman kerajaan Malaysia. Mulai dari pakaian tradisional hingga senjata tradisional.

Barang-barang yang dipamerkan terlihat mirip atau bahkan sama dengan pakaian dan senjata tradisional Indonesia. Pakaian tradisional Malaysia terlihat menyerupai pakaian tradisional masyarakat Sumatera.

Senjata tradisional Keris pun disebut-sebut sebagai senjata khas dari Negeri Jiran itu. Selain itu, agama Islam juga terlihat sangat besar pengaruhnya dengan kerajaan-kerajaan Malaysia zaman lampau.

Beberapa barang bersejarah yang dipamerkan pun ada beberapa yang berbau Islami. Mulai dari Al-Quran pertama yang ditulis dengan tangan, hingga batu nisan dengan tulisan Arab.

Jadi ingin lebih tahu bagaimana silsilah kerjaan Malaysia, jangan lupa kunjungi Muzium Negara di Kuala Lumpur.

sumber

MALAM MINGGU KELABU

Malam ...
Kemana perginya bintangmu...
Yang senantiasa temani malamku...
Ku hanya termanggu menatap angkasa...
Tiada keindahan yang tergambar disana...

Cuma segerombol awan hitam...
Jadikan malam mingguku bertambah kelam...

Rembulan...
Kenapa kau sembunyikan wajahmu...
Tak taukah malam ini kau ku tunggu...
Pilu rasa malam ini tanpa sosokmu bulan...
Atau mungkin engkau dalam kesendirian...
Tanpa hadir teman ribuan bintang...

Malam mingguku yang kelabu...
Sungguh lengkap sedihku merangkulmu...
Puaskah kau kacaukan segala rinduku?

Thursday, 22 November 2012

Sampai Kapan Gencatan Senjata Israel-Hamas Bertahan?

                        Warga Palestina di Jalur Gaza merayakan disepakatinya gencatan senjata dengan Israel


Hampir semua masyarakat di Indonesia masih terlelap pada Kamis dini hari, 22 November 2012, ketika rakyat Palestina di Kota Gaza dan sekitarnya bersukaria sambil mendengungkan takbir. Mereka lega setelah ada kabar tercapainya gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Gencatan senjata itu berkat insiatif diplomatik yang digalang Mesir, dengan dukungan negara-negara lain seperti AS, Turki, dan para anggota Liga Arab.  

Seperti pada konflik yang lalu, gencatan senjata ini tidak langsung menjamin terwujudnya perdamaian yang permanen di Timur Tengah. Namun, kesepakatan temporer itu bisa untuk sementara waktu meredakan ketakutan warga Palestina di Gaza atas brutalnya serangan militer Israel, yang telah memakan banyak korban jiwa di kalangan warga sipil.

Di lain pihak, Israel sendiri masih belum sepenuh hati menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas. Mereka khawatir bahwa masa ini dimanfaatkan Hamas dan para simpatisannya untuk "rehat sejenak" sebelum kembali menembakkan roket-roket rakitan ke negara zionis itu, seperti alasan yang dipakai Israel setiap kali menggempur Gaza.

Selama delapan hari baku tembak, sedikitnya 162 warga Palestina di Gaza tewas, termasuk 37 anak-anak. Sementara dari sisi Israel, sebanyak lima orang tewas.

Menurut laporan stasiun berita ABC News, langit Gaza untuk pertama kalinya dalam delapan hari terakhir lengang dan hening dari tembakan roket dan bising pesawat tempur Israel. Gencatan senjata yang disepakati Rabu malam mulai berlaku dan kedua pihak berusaha menahan diri.

Gencatan senjata mulai berlaku pada Rabu pukul 9 malam waktu setempat, atau sekitar pukul 2 dini hari Kamis WIB. Beberapa menit sebelum gencatan senjata dimulai, kedua belah pihak masih saling mengeluarkan serangan pamungkas.

Setidaknya satu rudal Israel menghantam Gaza tiga menit sebelum gencatan senjata. Dua menit setelahnya, empat roket Hamas melayang menuju provinsi Beer Sheva, Israel.

Beberapa menit setelah gencatan senjata dimulai, suasana Gaza hening dari kengerian roket dan rudal. Lima belas menit kemudian, ratusan orang turun ke jalan-jalan Gaza yang gelap karena listrik mati.

Bersuka cita, rakyat Gaza, pria dan wanita, mengibarkan bendera Palestina dan menembakkan peluru ke udara. Dari jendela-jendela apartemen, wanita dan anak-anak terlihat melepaskan kembang api dan meneriakkan yel-yel. Bagi mereka, gencatan senjata itu adalah kemenangan.

"Allahu Akbar, rakyat Gaza, kita menang. Kita berhasil mengalahkan arogansi Yahudi," teriak seseorang yang terdengar dari pengeras suara di suatu masjid di Kota Gaza.

Sekitar 1,7 juta rakyat Gaza bisa bernafas lega sekarang, setidaknya untuk sementara. Tidak semua warga Palestina yang langsung hanyut dalam kegembiraan. "Orang-orang telah berkata 'selamat atas gencatan senjata ini' kepada satu sama lain. Namun, apa yang benar-benar ingin mereka ketahui adalah seperti apa rincian gencata senjata itu," demikian ungkap jurnalis stasiun berita al Jazeera di Gaza.

Beda tafsir
Menurut naskah kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas yang diperoleh kantor berita Reuters, kedua pihak harus menghentikan semua tindakan yang bermusuhan. Israel harus berhenti menyerang dan menargetkan para individu tertentu, sedangkan semua faksi Palestina harus berhenti menembakkan roket dan menyerang lintas-batas.

Naskah itu juga mengharuskan Israel melonggarkan blokade atas penduduk di Gaza, yang sudah diberlakukan selama enam tahun. Bagi PM Inggris, David Cameron, blokade itu sama saja dengan "penjara terbuka." Prosedur untuk menerapkan kewajiban itu akan "ditangani dalam jangka waktu 24 jam setelah dimulainya gencatan senjata," tulis naskah itu. 

Israel sendiri masih bertekad tidak akan mencabut blokade atas Gaza. Sebaliknya, Hamas menafsirkan bahwa naskah gencatan senjata itu mengharuskan Israel membuka semua blokade di wilayah yang mereka kuasai sejak menang Pemilu Palestina pada 2006.

Pemimpin Hamas, Khaled Meshaal, mengatakan kelompoknya akan menghargai gencatan senjata selama Israel juga melakukannya. Bagi Meshaal sendiri, ungkap al Jazeera, gencata senjata ini menandakan bahwa Israel telah "gagal dalam memenuhi semua tujuannya." Dia pun berterima kasih kepada Mesir sebagai mediator dan juga Iran, yang dia anggap turut "berperan dalam mempersenjatai" Hamas selama konflik.  

Sebaliknya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berterima kasih kepada AS dan Mesir dalam mendukung upaya gencatan senjata. Seperti halnya AS, Israel selama ini tidak mau berhubungan langsung dengan Hamas, yang mereka anggap sebagai kelompok teroris, namun menggunakan jasa Mesir sebagai perantara.

Presiden Mesir, Mohamed Mursi, dalam beberapa hari terakhir sibuk memelopori negosiasi gencata senjata antara Israel dan Hamas. Kebetulan inisiatif Mursi ini didukung Liga Arab, beserta sejumlah negara seperti AS dan Turki. 

Netanyahu mengatakan ingin memberikan Hamas kesempatan untuk gencatan senjata, walaupun ada beberapa warga yang menolaknya. Penolakan terutama datang dari kota Kiryat Malachi, lokasi tewasnya tiga orang Israel setelah diroket Hamas. "Saya tahu ada warga yang menginginkan aksi militer yang lebih keras, dan semoga kita tidak perlu melakukan itu," kata dia.

Kalangan pengamat juga tidak yakin bahwa gencatan senjata ini bisa terus berlangsung lama. "Tidak ada yang mau hanyut dalam ilusi bahwa ini bakal menjadi gencatan senjata yang kekal. Jelas bagi semua orang bahwa ini hanya bersifat sementara," kata Michael Herzog kepada kantor berita Reuters.

"Namun, ada peluang bahwa gencatan senjata itu bisa berlangsung untuk periode yang signifikan, bila semuanya berlangsung baik," lanjut Herzog, mantan Kepala Staf di Kementerian Pertahanan Israel.

Pengamat politik Palestina, Talal Okal, mengaku tidak banyak berharap bahwa gencatan senjata itu bisa menjadi kesepakatan permanen. Bahkan dia melihat posisi Hamas kini lebih kuat dari sebelumnya. "Palestina tidak berhenti mempersiapkan diri mereka untuk putaran berikut," kata Okal. 

Penilaian itu tak lepas dari kuatnya prinsip masing-masing pihak yang bertikai. Hamas selama ini berprinsip menolak keberadaan Israel di tanah yang mereka serobot dari warga Palestina. Sebaliknya, Israel melihat Hamas sebagai kelompok teroris yang tidak boleh didiamkan.

Konflik berdarah dan gencatan senjata ini bukan pengalaman baru bagi Israel dan Hamas. Selama 22 hari berkonflik dari akhir Desember 2008 hingga awal Januari 2009, berlangsung konflik yang lebih brutal lagi di tempat yang sama.

Pada saat itu, Israel sampai mengerahkan pasukan darat dalam menyerbu Gaza. Lebih dari 1.400 warga Palestina tewas akibat pertempuran yang sangat timpang.

Itulah sebabnya Dewan Keamanan PBB, dalam sidang terkini di New York, berseru agar kedua pihak tetap menjunjung tinggi kesepakatan gencatan senjata. "Para anggota dewan menyerukan pihak-pihak terkait untuk menegakkan kesepakatan dan bertindak secara serius untuk menerapkannya dengan niat baik," demikian pernyatan dewan yang beranggotakan 15 negara itu.

Sambutan dunia
Sekjen PBB dan banyak negara telah menyambut baik gencatan senjata Israel dan Hamas. Mereka pun memuji upaya Presiden Mursi dan pihak-pihak lain dalam mengupayakan negosiasi yang berujung pada gencatan senjata itu.

Seperti negara-negara lain, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI menyambut baik gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Palestina untuk menghentikan kekerasan di Jalur Gaza. Langkah ini sejalan dengan upaya-upaya Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

"Indonesia menyambut baik tercapainya gencatan senjata di Jalur Gaza yang telah efektif berlaku sejak hari Rabu, 21 November 2012, jam 9 malam waktu setempat," tulis pernyataan yang diterima VIVAnews, Kamis 22 November 2012.

Menurut pernyataan Kemlu, sejak berkecamuknya konflik di Jalur Gaza tanggal 14 November 2012, Pemerintah RI telah mengambil langkah-langkah intensif melalui berbagai forum internasional untuk menghentikan aksi militer Israel. RI juga berupaya untuk menghindari jatuhnya korban penduduk sipil, dan memulai kembali proses perdamaian melalui perundingan.

"Upaya tersebut termasuk antara lain dilakukan oleh Presiden RI pada KTT ke-21 ASEAN dan KTT terkait Lainnya di Phnom Penh, tanggal 18-20 November 2012," tulis Kemlu.

Perkembangan di Gaza ini, lanjut Kemlu, sejalan dengan upaya-upaya Indonesia mewujudkan perdamaian. Selanjutnya Indonesia mendorong dimulainya kembali negosiasi proses perdamaian di Timur Tengah.

"Proses perdamaian yang selaras dengan resolusi-resolusi terkait PBB untuk mewujudkan negara Palestina merdeka yang hidup berdampingan secara aman dan damai dengan negara-negara tetangganya," demikian pernyataan Kemlu RI.(np)
sumber



Copyright By DUNIA ADELL