Photobucket

Thursday, 12 July 2012

Resah 2

Aku harus belajar kepada burung-burung, 
agar bisa terbang dan dapat melihat luas indahnya aneka warna alam.
Aku harus belajar kepada ikan, 
biar bisa menyelami hingga ke dasar bumi dan kupelajari rahasia-rahasia yang tersembunyi.
Aku harus belajar sama binatang malam, 
biar bisa berjalan di kegelapan.
Aku harus belajar bernyanyi kepada burung pagi, 
agar bisa menghibur diri tatkala sepi.
Dan dari segala rasa resahku,
resah 2
 Aku mau belajar kepada siapa saja yang mau mengajariku tentang dunia, tentang hidup, tentang apa saja yang dapat membuat damai dalam kedamaian.
Yaa Rabb……Aku berlindung kepada Mu dari hati yang hitam.

Wednesday, 11 July 2012

AKU HANYA SEHELAI DAUN


Daun itu tetap gugur satu...satu
tidak berinjak walau sedetik waktu,
senafas tak mengurang,
sehela pun tidak menambah,
kita kah daun yang gugur itu...

Satu daun itu pasti tertulis nama kita,
luruhnya menungu dan meniti waktu,
detiknya terlerai tidak kita ketahui,
redha lah dalam termenggu diri,
kerana telah datang Janji dari azzali,

Aku hanya sehelai daun,
keringnya semakin meruntun,
gugurnya lembut beralun,
menyapa diriba kekasih,
berbisik ditelinga bonda,
telah sampai masa mu..
kerana di daun yang kering ini..
tertera nama berbinti kan ibu,
maka ternoktah lah engkau di sini...
bersedialah untuk engkau dilupai..

~ Bahazelan ~

Thursday, 5 July 2012

Dibalik kesunyian ini

Dibalik kesunyian ini
Masihkan ada yang dapat kukenang?
Kecuali kesedihan
Yang barangkali
Akan mendekap diri erat
Seperti laut dan perahu?

Pertemuan apalah maknanya
Karma kau dan aku
Sudah berbagi warna
Rumput dank abut

Yah biarkan semua kenangan kita
Kang mengalir bersama waktu……

Tuesday, 3 July 2012

JIKA, ANDAI, KIRANYA


 
JIKA adanya ruang waktu,
ingin ku kutip sisa2 kenangan,
menjadi hamparan tidor yang panjang,
rindu dan kasih kusulam dibantal lengan
warnanya kian pudar...
sering basah dengan airnata kesalan,

ANDAI ada masa yang terluang,
ingin ku titip semula kenangan,
berlari anak menyusur pantai,
mengejar anak ketam bermain di gigi ombak,
mengenggam jemari lembutmu,
menyisir rambut ikalmu,
menegur ombak, menyapa bayu,
memilih milih kulit kerang dipasir,
untuk digubah menjadi beburung,
walau pun tidak bisa terbang,

KIRANYA masa terhenti disini,
izinkan lah kenangan ini,
kudakap dan ku semat di hati,
kasih, sayang, rindu dan airmata,
termetri kukuh di keranda cinta,
terpaksa bersemadi bersama,
kerana cinta ini kenangan kita!

~ Bahazelan ~


Dimana Pangeranku ??

Ketika cinta bersemi di antara kita..
Disaat gejolak cinta merasuk kedalam jiwa..
Sering kudengar kalimat indah dari bibirmu…
Slalu kurasa lembutnya cinta kasihmu..
Terlantun bagai simphoni melodi yang indah..
Terlukis bagai goresan pelangi yang sempurna…
Semakin lama semakin kurasa beda..
Kisah cinta yang kini,, tak seperti dulu yang indah..
Kurasa kini kau telah berubah..
Dimanakah kamu yang dulu…??
Sikapmu kini tak seperti kau yang dulu..
Kini,, sucinya kasihmu tak lagi kurasakan..
Lembutnya belaianmu tak lagi kau berikan…


Pangeranku.. aku rindu..
Aku rindu senyuman yang dulu slalu kau pancarkan..
Pangeranku…
Aku rindu kasih sayangmu yang dulu slalu kau berikan..
Aku rindu kalimat yang dulu slalu kau ucapkan..
Bulan,, Kembalikan Pangeranku..
Bintang,, Dimanakah Pangeranku yang dulu..?
Peri – peri,, Kuingin Dia kembali…
Pangeran Bulanku,, Aku rindu sosokmu yang dulu…

Thursday, 28 June 2012

Rindu @ Renung Sunyi

Aku titipkan setetes pesan pada hujan yang membasahi harimu
Dengarlah gemercik airnya ketika angin membacakannya untukmu, sebagai pesan rindu dariku
Rindu dalam caraku menyapa
Memulangkan setiap bayang
Mendekap segala SAYANG
Jarak pun hilang dalam pelukan bersama angan
Berhambur debar rasa penuh ketulusan
Bertabur gemilang cinta penuh kasih sayang.
 Saat ini ku sendiri
dalam renungan sunyi,
tlah ku maknai lirik hati,mengapa waktu memaksaku mlupakan mu
sejatinya aku bukan cinta mu,ku hnya kembng ilalang yg di bawa angin ke taman hatimu,
ku sadari ini sejak lama,dan ku bertahan karna ku tak kuasa dalam rasaku yang menyiksa
apabila kau paksa aku melupakan mu,sejenak izinkan ku kecup rindu mu di beranda pagi yg sunyi,agar kelak rinduku menyatu di lingkar pelangi
setelah itu,,,ku kan belakangi harapan ku yg kau robek bersama takdir buramnya cinta kita....!!

Wednesday, 27 June 2012

Untukmu Ayah Untukmu Ibu


Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku…
Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu…
Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku…
Walau ku sering mendurhakaimu…
kau tak pernah berhenti memberi semua itu…
Kau pun tak pernah sedikitpun meminta balasan dariku…
Karena ku tau… kau lakukan semua itu…
Hanya untuk membuatku bahagia…
Kau cahaya hidupku…
kau pelita dalam setiap langkahku…
Maafkan…bila aku belum bisa membalas semua kebaikan yang telah kau berikan untukku…
Tetapi Aku berjanji… aku akan selalu berusaha dan berdo’a semampuku… untuk kebahagiaanmu di masa tua mu nanti…
Agar kau selalu tersenyum… walaupun apa yang ku beri… tidak sebesar apa yang ku terima selama ini…

Saturday, 23 June 2012

KUALA LUMPUR


Kuala Lumpur....
datang bukan mengisi kekosongan,
cuma melewati waktu yg terluang,
untuk menyaksikan kau yg dikatakan gawat...
kerana tiap ruang mu semakin padat..
tiada damai lagi dikota mu ini,
kerana tiada tempat yg sunyi,
untuk berkhalwat mengisafi diri.
semuanya menyekatkan nafas didada,
menyesakan urat dan saraf dikepala,
bagaimana nak dilayan hati kalau begini..
otak pun tak mampu berfungsi..

Kuala Lumpur...
ketiadaan pun bukan mengurangkan,
semuanya sendiri dan bersorangan...
berpimpin tangan..tetapi jiwa terasing..
lihat dan hayatilah....
yang dibawah jejambat basah terbaring,
anak kecil menangis tiada pemilik,
perasaan ada, tersentuhnya tiada...
mereka memerhati dalam rayu...
ego kita berlalu bersama deru injin
kepala pun tidak bisa berpaling..
terlalu ramai berjiwa kosong,
menghuni didadamu...
wahai Kuala Lumpur!

~ Bahazelan ~

Friday, 22 June 2012

SEPASANG MATA BUNDAR

Sepasang mata bundar,
redup renungannya menjauh,
dimata itu berkisar seribu kisah,
mampu bercerita tanpa suara,

sepasang mata bundar,
melirik menyingkap kasih,
berkelip menyantun manja,
pejam nya penuh rahsia..

sepasang mata bundar,
basahnya dengan airmata,
terjurai tanpa suara,
tapi faham maksudnya,
layu dalam redhanya,
sendu dalam nafasnya,
tiap kali terkedip kelopaknya,
saban kali itu menitis mutiara nya,
mengharap pengertian,
menanti jawapan,
biarpun dalam jiwa yg rawan,
agar menjadi suatu keputusan...

sepasang mata bundar..
lirikannya sering lari,
menyimpan rahsia tersembunyi,
sengsara di dada,
petanda di mata,
jeritan dihati,
lelehan jatuh dipipi..
bukan menagih simpati..
harapan ada yang mengerti,
akhirnya tidak berkelip lagi,

sepasang mata bundar,
menjadi kenangan yg kian pudar,
kerana kita tidak pernah mahu mengerti,
bahasa mata yang penuh teka teki...

~ Bahazelan ~

Tuesday, 19 June 2012

Resah

Hari berlalu tanpa rasa,
Tak sadar ku tlah tinggalkan tekadku di belakang,
Dan kembali ku terjerat dalam gulungan waktu,
Berbaris, berderet tiada ku pahami,
Ku renungkan dan kuteliti detik-detik yang mengusik,
Apa yang harus kususun dan kutata,
Ku coba berdiri didepan cermin hati, biar ku tahu hitam putihnya hati,
Ku basuh telapak kaki agar tahu sejauh mana ku mampu melangkah,
Ku takar cawan perasaan, biar jangan sampai meluap menerima sikap,
Ku pagar rumah khayalan agar asa tidak melambung ke negeri harapan,
Ku jernihkan larutan pikiran agar tidak kuyup mengartikan tingkah.
 
Bersujud dan berdoa telah ku persembahkan,
Dari penyadaran sampai keharusan,
Dari setiap kemungkinan hingga kemampuan,
Tapi sepertinya khayalku terlanjur hanyut, karam di telaga impian.
Mungkin juga rasa resah telah penuh melingkari hidupku.
Aku harus belajar kepada burung-burung, agar bisa terbang dan dapat melihat luas indahnya aneka warna alam.
Aku harus belajar kepada ikan, biar bisa menyelami hingga ke dasar bumi dan kupelajari rahasia-rahasia yang tersembunyi.
Aku harus belajar sama binatang malam, biar bisa berjalan di kegelapan.
Aku harus belajar bernyanyi kepada burung pagi, agar bisa menghibur diri tatkala sepi.
Dan dari segala rasa resahku,
Aku mau belajar kepada siapa saja yang mau mengajariku tentang dunia, tentang hidup, tentang apa saja yang dapat membuat damai dalam kedamaian.
Yaa Rabb……Aku berlindung kepada Mu dari hati yang hitam.



Copyright By DUNIA ADELL